Nama Alat Listrik dan Gambarnya

21 Desember 2021 534x Pendidikan, Teknologi

Beranda » Pendidikan » Nama Alat Listrik dan Gambarnya

Nama Alat Listrik dan Gambarnya beserta fungsi, cara penggunaan, dan cara perawatannya. Berikut ulasanya khusus untuk warga Pringsewu

Amperemeter

Nama Alat Listrik dan Gambarnya

Amperemeter

Fungsi

Untuk mengukur kuat arus listrik.

Cara Menggunakan

  • Untuk mengukur arus listrik menggunakan amperemeter, maka amperemeter harus dipasang seri dengan memotong penghantar agar arus melewati amperemeter.
  • Kemudian menyambungkan amperemeter ke penghantar yang telah dipotong.
  • Setelah amperemeter terpasang, kita dapat mengukur arus listrik yang mengalir melalui jarum yang ditunjukan pada angka di amperemeter.
  • Dalam membaca amperemeter harus diperhatikan karakteristik alat ukur karena jarum penunjuk tidak tepat pada angka.
  • Kuat arus yang terbaca (I) sama dengan angka yang ditunjuk dikali A skala maksimum.

Perawatan

Merapihkan kembali kabel-kabel yang teurai setelah selesai menggunakan amperemeter.

Voltmeter

Voltmeter

Voltmeter

Fungsi

Untuk mengukur tegangan listrik.

  • Untuk mengukur tegangan listrik dengan voltmeter, maka voltmeter harus dipasang pararel terhadap komponen yang kita ukur beda potensialnya.
  • Pada rangkaian arus searah pemasangan kutub-kutub voltmeter harus sesuai. Kutub positif dengan potensial tinggi dan kutub negative dengan potensial rendah. Biasanya ditandai dengan kabel berwarna hitam dan merah atau biru. Bila pemasangan terbalik, akan terjadi penyimpangan yang arahnya ke kiri.
  • Setelah pemasangan dilakukan dengan benar, pengukuran dapat dilakukan dengan melihat angka yang ditunjukan jarum pada voltmeter.
  • Tegangan yang terukur (V) sama dengan angka yang ditunjuk dikali angka pada kabel merah skala maksimum.

Perawatan

Merapihkan kembali kabel- kabel yang teurai setelah selesai menggunakan voltmeter.

Multimeter

Multimeter

Multimeter

Fungsi

Untuk mengukur arus listrik.

  • Untuk mengukur hambatan. Untuk mengukur kuat arus dan tegangan
  • Memilih skala ukur lebih besar dari pembacaan yang masih dapat dilakukan.
  • Menyambungkan multimeter, sambungan harus pada posisi yang benar. (Meter Digital akan selamat pada penyambungan terbalik, tetapi meter analog mungkin menjadi rusak).
  • Jika pembacaan melampaui skala, pilih jangka ukur yang lebih tinggi.
  • Lihat penempatan saklar skala ukur, pilih skala yang berhubungan. Untuk beberapa skala ukur, perlu mengalikan atau membagi 10 atau 100.
  • Untuk skala ukur tegangan AC gunakan tanda merah sebab kalibrasi skala sedikit geser.

Fungsi

Untuk mengukur besar hambatan.

Jika menggunakan multimeter digital.

  1. Meletakkan jangkah ukur resistansi yang mungkin lebih besar dari yang ada. Memperhatikan penampil menunjukan “off the scale” Merapihkan kembali kabel- kabel yang teurai setelah selesai menggunakan multimeter (biasanya kosong atau 1 pada sisi kiri). Hal itu dikarenakan resistansi udara sangat tinggi.
  2. Menyentuhkan ujung pengukur meter bersama dan periksa apakah terbaca nol. Jika tidak nol, putar sakelar ke ‘Set Zero’ jika tidak coba lagi.

Perawatan

Meletakkan ujung penduga ke komponen. Menjauhi sentuhan lebih dari satu sambungan pada waktu yang sama atau anda akan dapatkan kenaikan pembacaan.

Jika menggunakan multimeter analog, skala resistansi meter analog normalnya berada paling atas, skala ini tidak umum sebab pembacaannya terbalik dan juga tidak linear (pada penbagianya). Ini tidak menguntungkan, tetapi ini terjadi karena kerjanya meter.

  1. Meletakkan skala ukur resistansi yang paling sesuai. Pilih skala ukur resistansi sehingga mendekati tengah skala.
  2. Memegang ujung pengukur meter bersama dan Menepatkan pengaturan di depan yang biasanya ditandai “0 ADJ” putar sampai jarum menunjukan nol (ingat skala o bagian kanan). Jika tidak dapat ditera pembacaan nol, maka batteray di dalam meter perlu diganti.
  3. Meletakkan penduga pada simpangan komponen. Jauhi sentuhan lebih dari satu sambungan pada waktu yang sama atau anda akan dapatkan kenaikan pembacaan.

Power Supply

Power Supply

Power Supply

Fungsi

Untuk memasok daya ke komponen lain.

Cara Menggunakan

  • Menyambungkan power supply ke sumber tegangan.
  • Menggunakan tombol on/off untuk menyalakan dan mematikan power supply.

Perawatan

  • Melepaskan power supply jika tidak akan digunakan dalam jangka waktu yang lama
  • Mematikan power supply segera setalah penggunaan.

Rheostat

Rheostat

Rheostat

Fungsi

Untuk merubah arus. Contohnya untuk mengendalikan terang lampu atau tingkat harga kapasitor.

Cara Menggunakan

  • Menggunakan dua terminal, satu terminal dihubungkan untuk mengakhiri arus dan yang lainnya untuk menggerakan penyeka.
  • Jika rheostat menjulang ke atas suatu papan cetak sirkuit dapat ditemukan bahwa ketiga terminal terhubung. Namun demikian salah satu terminal dari ketiganya dihubungkan ke terminal penyeka. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kekuatan mekanis kerja pemasangan tetapi penunjang itu tidak berfungsi secara elektris.

Perawatan

Menjaga alat agar tidak terkena air.

Hambatan Bangku

Hambatan Bangku

Hambatan Bangku

Fungsi

  • Untuk menghambat arus listrik yang hambatannya tidak dapat diubah-ubah.
  • Membagi tegangan pada suatu rangkaian, sehingga diperoleh suatu tegangan yang besarnya sesuai dengan kebutuhan.

Cara Menggunakan

  1. Ujung-ujungnya dipasang parallel dengan sumber tegangan.
  2. Nilai resistensi variable diperoleh diantara kaki dengan salah satu kaki pada ujung kiri atau kanan, sedangkan diantara ujung- ujung kaki kanan dan kiri nilai resistensinya konstan.

Galvanometer

Galvanometer

Galvanometer

Fungsi

Untuk menentukan keberadaan, arah, dan kekuatan dari sebuah arus listrik dalam sebuah konduktor.

Cara Menggunakan

  1. Galvanometer menyimpang sewaktu magnet bergerak terhadap koil. Hanya gerakan relatifnya yang menentukan ada tidaknya penyimpangan.
  2. Galvanometer menyimpang untuk sementara jika kontak penghubung ditutup atau dibuka.

Magnet

Magnet

Besi Berani / Magnet

Fungsi

  • Sebagai media elektromagnetik
  • Sebagai penunjuk arah jarum kompas

Cara Menggunakan

  1. Digunakan untuk microphone dan pengeras suara lainnya.
  2. Menggunakan magnet untuk menarik suatu benda dengan tidak sembarang, terutama menjauhkan magnet dari alat elektronik karena dapat merusak elemen elektronik tersebut. Tidak mendekatkan magnet dengan konduktor lain, karena dapat merusak.
  3. Digunakan dalam kartu atm sebagai penyimpan data.
  4. Digunakan dalam trasformator. karena dapat menghilangkan sifat kemagnetan.

Perawatan

Tidak membakar, membanting, maupun memukul, serta tidak meletakan pada solenoida dan di aliri arus bolak-balik AC untuk monitor dan media elktronik lainnya.

Lensa

Lensa

Lensa

Fungsi

Untuk menyebar atau mengumpulkan cahaya a. Lensa cekung digunakan untuk menanggulangi cacat mata miopi, dimana syarat lensanya s’ = – (jarak titik jauh).

Cara Menggunakan

Lensa cembung digunakan untuk menanggulangi cacat mata hipermetropi atau rabun dekat, dengan syarat lensanya s’ = – (jarak titik dekat). Menjaga lensa agar tidak tergores.

Perawatan

Membersihkan lensa dari debu- debu agar bayangan yang dihasilkan jelas.

Cermin

Cermin

Alat Bercermin

Fungsi

  1. Cermin datar : memantulkan cahaya dengan arah pantul berlawanan.
  2. Cermin cembung : untuk menyebarkan cahaya pantul dari fokus ke segala arah.
  3. Model Cermin cekung : untuk memfokuskan cahaya pantul.

Cara Menggunakan

Untuk penggunaan cermin datar, agar terlihat seluruh bagian objek, maka harus digunakan cermin minimal setengah dari panjang objek tersebut.

Perawatan

  • Membersihkan cermin dari debu dan kotoran yang menempel.
  • Membersihkan dari bercak- bercak air karena dapat menimbulkan korosi pada cermin.
  • Menjaga cermin agar tidak tergores.

 

Baca :

 

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.